Dalam dunia bisnis global, memahami terminologi penjualan (sales) sangatlah krusial, terutama yang berkaitan dengan sales funnel atau corong penjualan. Sales funnel adalah perjalanan yang dilalui calon pelanggan mulai dari mengenal produk Anda hingga akhirnya melakukan pembelian. Berikut adalah penjelasan mengenai tahapan-tahapan tersebut menggunakan istilah bahasa Inggris yang lazim digunakan.
Tahap pertama adalah Awareness. Di sini, calon pelanggan mulai menyadari adanya kebutuhan atau masalah, dan mengetahui bahwa produk atau layanan Anda ada sebagai solusi. Istilah penting di tahap ini adalah Leads atau Prospects, yaitu orang-orang yang baru saja masuk ke dalam radar pemasaran Anda.
Setelah sadar, mereka masuk ke tahap Interest. Calon pelanggan mulai melakukan riset. Istilah yang sering muncul adalah Marketing Qualified Leads (MQL), yakni calon pelanggan yang telah berinteraksi dengan konten pemasaran Anda namun belum siap untuk dihubungi secara langsung oleh tim sales untuk transaksi.
Pada tahap Consideration, prospek sudah mulai serius. Mereka membandingkan produk Anda dengan kompetitor. Istilah yang sering digunakan adalah Sales Qualified Leads (SQL), yaitu prospek yang dianggap sudah memenuhi kriteria untuk langsung diproses oleh tim penjualan karena mereka menunjukkan niat beli yang jelas.
Tahap Intent menunjukkan bahwa calon pelanggan sudah hampir membuat keputusan. Mereka mungkin meminta Demo, Free Trial, atau Quote (penawaran harga). Di sinilah kemampuan tim sales diuji untuk membuktikan mengapa solusi mereka adalah yang terbaik.
Dalam tahap Evaluation, pelanggan melakukan pengecekan akhir. Istilah seperti Objection Handling (penanganan keberatan) sering terjadi di sini, di mana sales harus menjawab keraguan pelanggan, apakah itu terkait harga, spesifikasi, atau waktu pengiriman.
Inilah puncak dari funnel, yaitu Purchase. Prospek akhirnya menjadi Customer atau Client. Transaksi terjadi dan hubungan bisnis resmi dimulai. Istilah Closing the Deal menjadi kata kunci yang sangat populer di tahap ini.
Menggunakan istilah bahasa Inggris yang standar dalam sales funnel membantu koordinasi antar departemen, terutama dalam tim penjualan dan pemasaran. Dengan memiliki bahasa yang seragam, Anda bisa melacak di tahap mana calon pelanggan sering berhenti (drop-off) dan melakukan perbaikan strategi untuk meningkatkan tingkat konversi (conversion rate).
Dengan menguasai istilah-istilah di atas, Anda akan lebih mudah beradaptasi dengan sistem CRM (Customer Relationship Management) internasional dan berkomunikasi secara efektif dalam lingkungan bisnis profesional yang kompetitif.